Muhammad Abdul Majid, mahasiswa FTI UNISBANK Juara 3 Nasional Indonesian Cyber Army 2012

Sosoknya sederhana dan sedikit pendiam, namun jika didepan komputer wajahnya begitu serius. Begitulah kesan pertama jika mengenal sosok Muhammad Abdul Majid, mahasiswa semester 7 Fakultas Teknologi Informasi (FTI) Universitas Stikubank (UNISBANK) Semarang. Tak disangka, anak kedua pasangan Paiman dan Nurhayati tersebut baru saja dinobatkan sebagai  juara 3 Nasional kompetisi Capture the Flag yang diselenggarakan oleh Indonesian Cyber Army. Sedangkan juara pertama dan kedua diraih oleh Universitas Binadharma Palembang dan Universitas Indonesia (UI).

Bersama dengan teman seangkatannya Hariyansah Eko Santoso, Kedua mahasiswa UNISBANK tersebut berhasil menyingkirkan lawannya yang berasal dari 20 perguruan tinggi lainnya di Indonesia. “Tidak ada persiapan khusus”, tuturnya ketika ditanya persiapan  mengikuti lomba yang diselenggarakan di STIMIK Potensi Utama Medan Sumatera Utara tersebut. Walaupun tidak ada persiapan khusus, Muhammad Abdul Majid selalu praktek “mengotak atik” semua hal yang berbau informatika, bahkan sejak SLTA, mahasiswa yang tinggal menempuh skripsi ini rajin mengelola dan mengembangkan Blog pribadinya.

Dengan didamping dosen pembimbing dari Fakultas Tehnologi Informasi (FTI)  UNISBANK Heribertus Yulianton, S.Si, M.Cs, Muhammad Abdul Majid dan Hariyansah Eko Santoso diberikan tantangan untuk membobol keamanan server yang telah disediakan panitia sebelumnya. Semua tantangan pembobolan server, mulai dari tingkat  easy , medium , dan hard berhasil dipecahkannya. Dalam lomba tersebut termuat pesan moral agar setiap web atau server wajib ada protect atau perlindungan supaya tidak mudah dibobol dan disalahgunakan oleh seseorang, tegasnya.

Muhammad Abdul Majid menuturkan, ada beberapa tips agar web atau server aman dari upaya upaya  hacking, pertama dengan memasangi server dengan software  firewall, kedua sangat penting untuk mem-back up data ,sehingga server berhasil dibobol oleh hacker maka data tidak hilang semua, ketiga menutup bag atau lubang lubang kelemahan server, maka  secara tomatis server akan membenahinya.

Anak pedagang di Pasar Andong Boyolali sedikit menyesal karena tidak berhasil menjadi juara pertama, dengan menjadi juara pertama terbuka peluang lebar untuk mendapatkan beasiswa ke Jepang. Saat ini, baginya Beasiswa pengembangan pendidikan soal Tehnologi dan Informatika ke Jepang menjadi impiannya,. Semoga terwujud. Amin.Amin.Amin

sumber : //www.unisbank.ac.id/berita-terbaru/juara-nasional-itu-anak-pedagang-pasar-andong-boyolali-unisbank.html