Etika Chat Dosen, Jangan Sampai Salah Ngomong!

Tahun ajaran baru sudah hampir tiba, ada yang harus diketahui untuk mahasiswa khususnya untuk mahasiswa baru. Mengingat bahwa di masa sekarang perkuliahan dilaksanakan secara daring, sehingga komunikasi antara dosen dan mahasiswa dilakukan melalui media komunikasi.  Salah satunya adalah etika berkomunikasi melalui pesan singkat atau chat. Walau terdengar hal yang sepele, faktanya banyak yang mengabaikan hal tersebut sehingga membuat komunikasi dengan dosen terkesan kurang baik.

Untuk menghindari hal tersebut berikut beberapa hal yang harus diketahui:

1. Menggunakan bahasa yang sopan dan berbahasa Indonesia yang baik dan benar

Hal ini paling sederhana yang harus diketahui saat hendak mengirim pesan ke dosen atau orang lain yang lebih tua di atas kita. Kita harus tahu dengan siapa kita sedang berbicara, sampaikan pesan kita sesopan mungkin, bakan dengan dosen yang sudah akrab dengan kita. Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam konteks formal dan juga gunakan tanda baca yang tepat. Hindari menyingkat kata seperti “otw, sy, tdk, yg, dmn, dll”. Hindari juga penggunaan bahasa non-formal seperti “iye, ok, aku, nggak dll”.

2. Menyampaikan keperluan secara singkat, padat, dan jelas

Lebih baik ungkapkan pesan kalian secara langsung dan jelas, jangan bertele-tele. Banyak dosen hanya sempat mengecek pesan sesekali di tengah kesibukannya. Sedikit berbasa basi mungkin perlu. Tapi terkadang lebih baik langsung menyampaikan maksud kita men-chat dosen tersebut.

3. Gunakan salam pembuka dan penutup

Menggunakan salam “Selamat pagi” atau “Selamat siang” menggambarkan etika kita dalam berbicara dengan dosen . Salam pembuka akan membuat dosen lebih menghargai usaha kita dalam mengirim pesan dan mereka juga akan lebih baik dalam memblas pesan kita. Dan jangan lupa menutup chat dengan salam penutup seperti “Terima kasih”.

4. Perhatikan waktu pengiriman pesan

Tentunya orang-orang tidak mengecek pesan selama 24 jam berturut turut. Namu tetap saja kurang sopan jika kita mengirim pesan di luar jam kerja. Sebaiknya jangan menggangu waktu pribadi dosen di luar jam kerja, kecuali jika memang benar-benar mendesak. Dan jangan lupa meminta maaf karena telah mengganggu waktunya jika kita memang terpaksa menghubungi dosen di waktu tersebut.

5. Identitas harus jelas

Sampaikan identias kita secara jelas, jangan hanya menyebutkan nama saja karena perlu diketahui dosen mengajar puluhan bahkan ratusan mahasiswa sehingga tidak mungkin selalu mengingat mahasiswanya. Gunakan pula foto profil foto kalian sendiri, berpakaian sopan dan rapi.

Dengan menerapkan etika chat dengan dosen di atas diharapkan mahasiswa dapat membangun komunikasi yang baik dengan dosen, dan komunikasi menjadi efektif dan efisien.